KANDISNEWS.COM – Bagi ibu hamil, Surat Maryam memiliki keistimewaan selain kisahnya yang dapat menginsiprasi, surat Maryam juga dapat memberikan ketenangan serta kekuatan terutama untuk ibu hamil.
Agar masa kelahiran seorang anak mudah biasanya sang ibu mengamalkan surat Maryam sebagai bentuk ikhtiarnya.
Keutamaan Membaca Surat Maryam bagi Ibu Hamil
-
Memberikan Ketenangan Hati
Dalam surah Maryam diceritakan bagaimana ia merasakan sakit yang teramat hingga rasa putus asa muncul dan akhirnya Allah SWT datang memberikan penolongan.
-
Memohon untuk Kemudahan Persalinan
Dalam al-qur’an kisah Maryam digambarkan sebagai seorang diri yang sedang menjalani kehamilan, Allah SWT juga mengajarkan mengenai keteguhan dan rasa percaya diri.
-
Memohon agar Sang Anak Tumbuh Menjadi Sholeh dan Sholehah
Dalam quran surat Maryat ayat 14 pun terdapat doa untuk anak supaya dapet tumbuh menjadi anak yang Sholeh dan sholehah serta selalu taat dan berbakti kepada orang tuanya.
Ayat 1-16 pada Surat Maryam Sangat Dianjurkan untuk Dibaca Ibu Hamil
Berikut adalah bacaan dalam bahasa latin serta arinya dalam surat Maryam:
- Kaaaf-Haa-Yaa-‘Ayyyn-Saaad
Artinya: “Kaf Ha Ya ‘Ain Shad.”
- Zikru rahmati Rabbika ‘abdahoo Zakariyya
Artinya: “Yang dibacakan ini adalah penjelasan tentang rahmat Tuhanmu kepada hamba-Nya, Zakaria
- Iz naadaa Rabbahoo nidaaa’an khafiyyaa
Artinya: “(yaitu) ketika dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.”
- Qaala Rabbi innee wahanal’azmu minnee washta’alar raasu shaibanw wa lam akum bidu’aaa’ika Rabbi shaqiyyaa
Artinya: “Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku.”
- Wa innee khiftul mawaa liya minw waraaa’ee wa kaana tim ra atee ‘aairan fahab lee mil ladunka waliyyaa
Artinya: “Dan sungguh, aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, padahal istriku seorang yang mandul, maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu,”
- Yarisunee wa yarisu min aali Ya’qoob, waj’alhu Rabbi radiyya
Artinya: “Yang akan mewarisi aku dan mewarisi dari keluarga Yakub; dan jadikanlah dia, ya Tuhanku, seorang yang diridai.”
- Yaa Zakariyyaaa innaa nubashshiruka bighulaami nismuhoo Yahyaa lam naj’al lahoo min qablu samiyyaa
Artinya: “(Allah berfirman), “Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah memberikan nama seperti itu sebelumnya.”
- Qaala Rabbi annaa yakoonu lee ghulaamunw wa kaanatim ra atee aaqiranw wa qad balaghtu minal kibari ‘itiyyaa
Artinya: “Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, bagaimana aku akan mempunyai anak, padahal istriku seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai usia yang sangat tua?”
- Qaala kazaalika qaala Rabbuka huwa ‘alaiya haiyinunw wa qad khalaqtuka min qablu wa lam taku shai’aa
Artinya: “(Allah) berfirman, “Demikianlah.” Tuhanmu berfirman, “Hal itu mudah bagi-Ku; sungguh, engkau telah Aku ciptakan sebelum itu, padahal (pada waktu itu) engkau belum berwujud sama sekali.”
- Qaala Rabbij ‘al leee Aayah; qaala Aayatuka allaa tukalliman naasa salaasa layaalin sawiyyaa
Artinya: “Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda.” (Allah) berfirman, “Tandamu ialah engkau tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal engkau sehat.”
- Fakharaja ‘alaa qawmihee minal mihraabi fa-awhaaa ilaihim an sabbihoo bukratanw wa ‘ashiyyaa
Artinya: “Maka dia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu dia memberi isyarat kepada mereka; bertasbihlah kamu pada waktu pagi dan petang.”
- Yaa Yahyaa khuzil Kitaaba biquwwatinw wa aatainaahul hukma saiyyaa
Artinya:”Wahai Yahya! Ambillah (pelajarilah) Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh” Dan Kami berikan hikmah kepadanya (Yahya) selagi dia masih kanak-kanak,”
- Wa hanaanam mil ladunnaa wa zakaatanw wa kaana taqiyyaa
Artinya: “Dan (Kami jadikan) rasa kasih sayang (kepada sesama) dari Kami dan bersih (dari dosa). Dan dia pun seorang yang bertakwa,”
- Wa barram biwaalidayhi wa lam yakum jabbaaran ‘asiyyaa
Artinya: “Dan sangat berbakti kepada kedua orang tuanya, dan dia bukan orang yang sombong (bukan pula) orang yang durhaka.”
- Wa salaamun ‘alaihi yawma wulida wa yawma yamootu wa yawma yub’asu haiyaa
Artinya: “Dan kesejahteraan bagi dirinya pada hari lahirnya, pada hari wafatnya, dan pada hari dia dibangkitkan hidup kembali.”
- Wazkur fil Kitaabi Marya; izin tabazat min ahlihaa makaanan shariqyyaa
Artinya: “Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Maryam di dalam Kitab (Al-Qur’an), (yaitu) ketika dia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur (Baitulmaqdis),”